Materi 13 ( Saham)
A.
Saham
Saham adalah satuan nilai atau
pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian
kepemilikan sebuah perusahaan. Dengan menerbitkan saham, memungkinkan
perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk “menjual”
kepentingan dalam bisnis - saham (efek ekuitas) - dengan imbalan uang
tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal bisnis selain
menerbitkan obligasi. Saham dijual melalui pasar primer (primary market) atau
pasar sekunder (secondary market)[1]
Suatu perusahaan dapat menjual hak
kepemilikannya dalam bentuk saham (stock). Jika perusahaan perusahaan
hanya mengeluarkan satu kelas saham saja, saham ini disebut dengan saham
biasa (common stock). Untuk menarik investor potensial lainnya, suatu
perusahaan mungkin saja mengeluarkan kelas lain dari saham, yaitu yang disebut
dengan saham preferent (preferred stock).
Saham preferen mempunyai hak-hak
prioritas lebih dari saham biasa. Hak-hak prioritas dari saham preferen yaitu
hak atas deviden yang tetap dan hak terhadap aktiva jika terjadi lukuidasi.
Akan tetapi, saham preferen umumnya tidak mempunyai hak veto seperti yang
dimiliki oleh saham biasa.
B.
Saham
Preferen
Saham preferen mempunyai sifat
gabungan (hybrid) antara obligasi (bond) dan saham biasa.
Seperti bond yang membayarkan bunga atas pinjaman, saham preferen
juga memberikan hasil yang tepat berupa deviden preferen. Seperti
saham biasa, dalam hal likuidasi, klaim pemegang saham preferen di bawah klaim
pemegang obligasi (bond). Dibanding dengan saham biasa, saham preferen
mempunyai beberapa hak, yaitu hak atas deviden tetap dan hak pembayaran
terlebih dahulu jika terjadi likuidasi. Oleh karena itu, saham preferen
dianggap mempunyai karakteristik ditengah-tengah antara bond dan
saham biasa[2]
C.
Jenis-jenis
Saham
Suatu perusahaan dapat menerbitkan 2
jenis saham, yaitu saham biasa dan saham preferen.
1. Saham
Biasa (common stock)
Saham
biasa merupakan saham yang mempunyai hak suara untuk mengambil
keputusan dalam RUPS mengenai segala hal yang berkaitan dengan pengurusan
Perseroan, mempunyai hak untuk menerima dividen yang dibagikan, dan menerima
sisa. kekayaan hasil likuidasi.
Saham
Biasa Memiliki karakteristik Utama yaitu:
a. Hak
suara pemegang saham, dapat memillih dewan komisaris
b. Hak
didahulukan, bila organisasi penerbit menerbitkan saham baru
c. Tanggung
jawab terbatas, pada jumlah yang diberikan saja
2. Saham
Preferen (Preferred Stock)
Saham yang memiliki karakteristik
gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan
tetap. Saham ini lebih aman dibandingkan dengan saham biasa karena
memiliki hak klaim terhadap kekayaan perusahaan dan pembagian dividen terlebih
dahulu. Saham preferen sulit diperjualbelikan seperti saham biasa karena
jumlahnya yang sedikit.
Karakteristik Saham
Preferen adalah sebagai berikut:
a. Memiliki
berbagai tingkat, dapat diterbitkan dengan karakteristik yang berbeda
b. Tagihan
terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari
saham biasa dalam hal pembagian dividen
c. Dividen
kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan
pada periode berjalan dan lebih dahulu dari saham biasa
d. Konvertibilitas,
dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan
organisasi penerbit terbentuk[3]
DAFTAR
PUSTAKA
Ansen, Mowen, 2005. Manajemen Accounting
(Akuntansi Manajemen) buku ke – 2 edisi 7. Salemba Empat. Jakarta
http://id.wikipedia.org/wiki/Saham
Jogiyanto HM, “Teori Portofolio dan Analisis Investasi”, Edisi
kesepuluh, BPFE-Yogyakarta, 2016.
Komentar
Posting Komentar